
N |
MENGUBAH TEKS WAWANCARA MENJADI SEBUAH NARASI
arasi
adalah salah satu diantara banyaknya karya sastra. Bagi kamu yang ingin
menarasikan teks wawancara menjadi sebuah narasi dengan baik, ikuti
langkah-langkah berikut:
1. Bacalah
teks wawancara dengan teliti.
2. Catatlah
pokok-pokok isi wawancara yang penting.
3. Buatlah
pengantar ke arah isi wawancara.
4. Narasikan
isi wawancara dengan mengembangkan pokok-pokok isinya.
5. Lengkapilah
narasi dengan bagian penutup.
Perlu
diperhatikan, bahwa wawancara biasanya berupa kalimat langsung. Jika
dinarasikan maka kalian harus mengubah kalimat tersebut menjadi kalimat tidak
langsung. Berikut adalah contoh teks wawancara:
a.
Narasumber (N) :
Guru MI N 2 Banyumas

-
Narasumber :
SITI MASTIKHAH, S.Pd.i.
-
Tanggal Lahir :
Banyumas, 16 Juni 1993
-
Jenjang
Pendidikan : - SD N 1 Bogangin
- MTs Ma’arif NU 1 Sumpiuh
- MA Ma’arif NU 1 Kemranjen
- S1
Fakultas Tarbiyah UNHASY Jombang, Jurusan Pendidikan
Bahasa Arab, tahun 2014.
Profesi : Guru MIN 2 BANYUMAS
b. Pewawancara (W) :
-
NAMA :
Heru Safangat
-
Prodi/Semester/Kelas : PAI 1 F
-
NIM :
16115954
-
NO HP : 085642747178
c. Alamat media sosial
-
Blog :
herusyafaat21.blogspot.com
-
Facebook : panji d’virz
-
E-mail :
panjiagamaislam21@gmail.com
W :“Selamat sore Bu, terima kasih
atas waktu yang diberikan.
Di era globalisasi saat ini, dimana dunia Pendidikan tidak bisa dihilangkan
dari yang namanya teknologi, khususnya Negara kita Indonesia, apalagi dengan
yang namanya Komputer. Sebagai pendidik, bisa Ibu menceritakan fungsi Komputer bagi seorang Guru”?
N :“Fungsi utama bagi saya di dalam bidang pendidikan
adalah mengenalkan teknologi Komputer sebagai media pembelajaran kepada anak
sejak dini secara bijaksana berpotensi untuk meningkatkan kemampuan belajar
pada anak dan mengembangkan rasa percaya diri anak akan masa depannya. Komputer
terbukti mampu meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan
dan dapat menumbuhkan semangat belajar serta menumbuhkan inspirasi siswa. Dengan menggunakan Komputer, selain melatih diri, dalam
proses pembelajaran di kelas, saya dapat mengemas materi Pendidikan secara
menarik yang disesuaikan dengan kondisi siswa serta kesenangan sehingga dapat
menarik perhatian siswa, jika dapat menarik perhatian siswa, maka siswa akan
memperhatikan materi pelajaran yang kita berikan sehingga apa-apa yang yang
terkandung dalam materi tersebut dapat tersampaikan dengan baik kepada siswa“.
W :“Seperti kita ketahui bahwa akhir-akhir ini ada beberapa
pendidik yang belum dapat mengoperasikan Komputer dalam proses pembelajaran,
selain kurangnya pengetahuan tentang Komputer, juga karena usia yang bisa
dikatakan hampir pensiun. Menurut Ibu, apa saja hal-hal yang
dibutuhkan terkait Pendidikan Komputer untuk seorang Guru?“
N :“Memang sampai saat ini
masih banyak Guru-Guru diluar sana yang belum mengetahui penggunaan Komputer
dalam ranah Pendidikan dan pembelajaran, apalagi Guru-Guru yang sudah menginjak
usia 40 tahunan. Oleh karena itu diperlukan Pelatihan yang berdasarkan
kebutuhan Guru-Guru, khususnya tingkat sekolah dasar. Pelatihan Komputer yang
dilakukan sesuai dengan kebutuhan Guru yang kemudian dapat di salurkan kepada
peserta didik melalui pembelajaran, diharapkan dapat menjadi salah satu
alternatif penyelesaian permasalahan tersebut“.
W :“Melihat
keanekaragaman penyalahgunaan penggunaan Komputer yang tidak sesuai dengan
fungsinya, seperti untuk tindak kriminal, pergaulan bebas dan lain-lain, apa
harapan Pendidikan Komputer bagi Ibu sendiri, atau bagi seorang Guru?“
N :“Pendidikan Komputer diharapkan dapat meningkatkan
keprofesionalan Guru dalam melaksanakan proses belajar mengajar yang akhirnya
akan bermuara pada meningkatnya kualitas anak didik. Selain itu, pelatihan
tersebut juga dapat menjadi sumber ilmu tersendiri bagi para Guru, sehingga
seorang Guru juga tidak akan ketinggalan teknologi serta pelatihan tersebut
juga dapat digunakan untuk mempermudah pengelolaan administrasi Pendidikan”.
W :“Memang betul sekali yang dikatakan Ibu!, dengan adanya
Guru yang profesional, pasti dapat meningkatkan mutu dan kualitas sekolah itu
sendiri. Pertanyaan terakhir, apa saran Ibu terkait Pendidikan Komputer untuk
seorang Guru?“
N :“Melakukan pelatihan-pelatihan tentang pemanfaatan Komputer dalam bidang
Pendidikan, Sarana dan prasarana
dalam sekolah harus ditingkatkan dan dimanfaatkan dengan baik, Melakukan
bimbingan dan pembinaan kepada siswa”.
W :“Terimakasih Bu, atas waktu yang telah diberikan“.
N :“Sama-sama“.
Setelah itu,
ubahlah menjadi Teks Narasi. Perhatikan contoh Teks Narasi di bawah ini.
Menurut Ibu Siti Mastikhah atau biasa dipanggil dengan sebutan Bu
Mas, di dalam bidang pendidikan
mengenalkan teknologi komputer sebagai media pembelajaran kepada anak sejak
dini secara bijaksana berpotensi untuk meningkatkan kemampuan belajar pada anak
dan mengembangkan rasa percaya diri anak akan masa depannya. Komputer
terbukti mampu meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan
dan dapat menumbuhkan semangat belajar serta menumbuhkan inspirasi siswa. Beliau
berkata, dengan menggunakan
komputer, materi pendidikan dapat dikemas secara menarik yang disesuaikan
dengan kondisi siswa serta kesenangan sehingga dapat menarik perhatian siswa,
jika kita dapat menarik perhatian siswa, maka siswa akan memperhatikan materi
pelajaran yang diberikan sehingga apa-apa yang yang terkandung dalam materi
tersebut dapat tersampaikan dengan baik kepada siswa. Beliau juga mengungkapkan
sampai
saat ini masih banyak guru-guru diluar sana yang belum mengetahui penggunaan
komputer dalam ranah pendidikan dan pembelajaran, apalagi guru-guru yang sudah
menginjak usia 40 tahunan. Maka dari itu
diperlukan Pelatihan yang berdasarkan kebutuhan guru-guru sekolah dasar.
Pelatihan komputer yang dilakukan sesuai dengan kebutuhan guru yang dapat di
salurkan kepada peserta didik melalui pembelajaran, diharapkan dapat menjadi
salah satu alternatif penyelesaian permasalahan tersebut. Pendidikan komputer
diharapkan dapat meningkatkan keprofesionalan guru dalam melaksanakan proses
belajar mengajar yang akhirnya akan bermuara pada meningkatnya kualitas anak
didik. Selain itu, pelatihan tersebut juga dapat menjadi sumber ilmu tersendiri
bagi para guru, sehingga seorang guru juga tidak akan ketinggalan teknologi
serta pelatihan tersebut juga dapat digunakan untuk mempermudah pengelolaan
administrasi pendidikan, ujar beliau. Beliau juga berpesan pelatihan-pelatihan tentang pemanfaatan komputer dalam
bidang pendidikan harus dimanfaatkan dengan baik, bukan guru yang mengampu pada
materi TIK atau kepala sekolah saja melainkan kepada seluruh guru. Sarana dan
prasarana dalam sekolah juga harus ditingkatkan dan dimanfaatkan dengan baik,
ujar beliau. Selain itu, beliau
juga mengungkapkan bimbingan dan pembinaan kepada siswa harus dimaksimalkan agar menghindari
hal-hal yang kurang baik dalam memanfaatkan komputer.
Tak ada gading yang tak retak, pendalaman materi yang
kamu butuhkan bisa lihat ke link yang lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar