Minggu, 08 Januari 2017

Mengubah Teks Wawancara Menjadi Narasi




N

MENGUBAH TEKS WAWANCARA MENJADI SEBUAH NARASI

arasi adalah salah satu diantara banyaknya karya sastra. Bagi kamu yang ingin menarasikan teks wawancara menjadi sebuah narasi dengan baik, ikuti langkah-langkah berikut:
1.      Bacalah teks wawancara dengan teliti.
2.      Catatlah pokok-pokok isi wawancara yang penting.
3.      Buatlah pengantar ke arah isi wawancara.
4.      Narasikan isi wawancara dengan mengembangkan pokok-pokok isinya.
5.      Lengkapilah narasi dengan bagian penutup.
Perlu diperhatikan, bahwa wawancara biasanya berupa kalimat langsung. Jika dinarasikan maka kalian harus mengubah kalimat tersebut menjadi kalimat tidak langsung. Berikut adalah contoh teks wawancara:

a.         Narasumber          (N)       : Guru MI N 2 Banyumas
foto
-          Narasumber                : SITI MASTIKHAH, S.Pd.i.
-          Tanggal Lahir               : Banyumas, 16 Juni 1993
-          Jenjang Pendidikan      : - SD N 1 Bogangin
                                    - MTs Ma’arif NU 1 Sumpiuh
                                    - MA Ma’arif NU 1 Kemranjen
                                    - S1 Fakultas Tarbiyah UNHASY Jombang, Jurusan Pendidikan Bahasa Arab, 
                                      tahun 2014. 
Profesi                          : Guru MIN 2 BANYUMAS
b.   Pewawancara        (W)     :
-        NAMA                      : Heru Safangat
-        Prodi/Semester/Kelas : PAI 1 F
-        NIM                          : 16115954
-        NO HP                      : 085642747178
c.   Alamat media sosial
-        Blog                          : herusyafaat21.blogspot.com
-        Facebook                 : panji d’virz
-        E-mail                       : panjiagamaislam21@gmail.com
W        :“Selamat sore Bu, terima kasih atas waktu yang diberikan. Di era globalisasi saat ini, dimana dunia Pendidikan tidak bisa dihilangkan dari yang namanya teknologi, khususnya Negara kita Indonesia, apalagi dengan yang namanya Komputer. Sebagai pendidik, bisa Ibu menceritakan fungsi Komputer  bagi seorang Guru”?
N       :“Fungsi utama bagi saya di dalam bidang pendidikan adalah mengenalkan teknologi Komputer sebagai media pembelajaran kepada anak sejak dini secara bijaksana berpotensi untuk meningkatkan kemampuan belajar pada anak dan mengembangkan rasa percaya diri anak akan masa depannya. Komputer terbukti mampu meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan dan dapat menumbuhkan semangat belajar serta menumbuhkan inspirasi siswa. Dengan menggunakan Komputer, selain melatih diri, dalam proses pembelajaran di kelas, saya dapat mengemas materi Pendidikan secara menarik yang disesuaikan dengan kondisi siswa serta kesenangan sehingga dapat menarik perhatian siswa, jika dapat menarik perhatian siswa, maka siswa akan memperhatikan materi pelajaran yang kita berikan sehingga apa-apa yang yang terkandung dalam materi tersebut dapat tersampaikan dengan baik kepada siswa“.
W      :“Seperti kita ketahui bahwa akhir-akhir ini ada beberapa pendidik yang belum dapat mengoperasikan Komputer dalam proses pembelajaran, selain kurangnya pengetahuan tentang Komputer, juga karena usia yang bisa dikatakan hampir pensiun. Menurut Ibu, apa saja hal-hal yang dibutuhkan terkait Pendidikan Komputer untuk seorang Guru?“
N         :“Memang sampai saat ini masih banyak Guru-Guru diluar sana yang belum mengetahui penggunaan Komputer dalam ranah Pendidikan dan pembelajaran, apalagi Guru-Guru yang sudah menginjak usia 40 tahunan. Oleh karena itu diperlukan Pelatihan yang berdasarkan kebutuhan Guru-Guru, khususnya tingkat sekolah dasar. Pelatihan Komputer yang dilakukan sesuai dengan kebutuhan Guru yang kemudian dapat di salurkan kepada peserta didik melalui pembelajaran, diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif penyelesaian permasalahan tersebut“.
W      :“Melihat keanekaragaman penyalahgunaan penggunaan Komputer yang tidak sesuai dengan fungsinya, seperti untuk tindak kriminal, pergaulan bebas dan lain-lain, apa harapan Pendidikan Komputer bagi Ibu sendiri, atau bagi seorang Guru?“
N         :“Pendidikan Komputer diharapkan dapat meningkatkan keprofesionalan Guru dalam melaksanakan proses belajar mengajar yang akhirnya akan bermuara pada meningkatnya kualitas anak didik. Selain itu, pelatihan tersebut juga dapat menjadi sumber ilmu tersendiri bagi para Guru, sehingga seorang Guru juga tidak akan ketinggalan teknologi serta pelatihan tersebut juga dapat digunakan untuk mempermudah pengelolaan administrasi Pendidikan”.
W      :“Memang betul sekali yang dikatakan Ibu!, dengan adanya Guru yang profesional, pasti dapat meningkatkan mutu dan kualitas sekolah itu sendiri. Pertanyaan terakhir, apa saran Ibu terkait Pendidikan Komputer untuk seorang Guru?“
N         :Melakukan pelatihan-pelatihan tentang pemanfaatan Komputer dalam bidang Pendidikan, Sarana dan prasarana dalam sekolah harus ditingkatkan dan dimanfaatkan dengan baik, Melakukan bimbingan dan pembinaan kepada siswa”.
W        :“Terimakasih Bu, atas waktu yang telah diberikan“.
N         :“Sama-sama“.

Setelah itu, ubahlah menjadi Teks Narasi. Perhatikan contoh Teks Narasi di bawah ini.
      Menurut Ibu Siti Mastikhah atau biasa dipanggil dengan sebutan Bu Mas, di dalam bidang pendidikan mengenalkan teknologi komputer sebagai media pembelajaran kepada anak sejak dini secara bijaksana berpotensi untuk meningkatkan kemampuan belajar pada anak dan mengembangkan rasa percaya diri anak akan masa depannya. Komputer terbukti mampu meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan dan dapat menumbuhkan semangat belajar serta menumbuhkan inspirasi siswa. Beliau berkata, dengan menggunakan komputer, materi pendidikan dapat dikemas secara menarik yang disesuaikan dengan kondisi siswa serta kesenangan sehingga dapat menarik perhatian siswa, jika kita dapat menarik perhatian siswa, maka siswa akan memperhatikan materi pelajaran yang diberikan sehingga apa-apa yang yang terkandung dalam materi tersebut dapat tersampaikan dengan baik kepada siswa. Beliau juga mengungkapkan sampai saat ini masih banyak guru-guru diluar sana yang belum mengetahui penggunaan komputer dalam ranah pendidikan dan pembelajaran, apalagi guru-guru yang sudah menginjak usia 40 tahunan. Maka dari itu diperlukan Pelatihan yang berdasarkan kebutuhan guru-guru sekolah dasar. Pelatihan komputer yang dilakukan sesuai dengan kebutuhan guru yang dapat di salurkan kepada peserta didik melalui pembelajaran, diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif penyelesaian permasalahan tersebut. Pendidikan komputer diharapkan dapat meningkatkan keprofesionalan guru dalam melaksanakan proses belajar mengajar yang akhirnya akan bermuara pada meningkatnya kualitas anak didik. Selain itu, pelatihan tersebut juga dapat menjadi sumber ilmu tersendiri bagi para guru, sehingga seorang guru juga tidak akan ketinggalan teknologi serta pelatihan tersebut juga dapat digunakan untuk mempermudah pengelolaan administrasi pendidikan, ujar beliau. Beliau juga berpesan pelatihan-pelatihan tentang pemanfaatan komputer dalam bidang pendidikan harus dimanfaatkan dengan baik, bukan guru yang mengampu pada materi TIK atau kepala sekolah saja melainkan kepada seluruh guru. Sarana dan prasarana dalam sekolah juga harus ditingkatkan dan dimanfaatkan dengan baik, ujar beliau. Selain itu, beliau juga mengungkapkan bimbingan dan pembinaan kepada siswa harus dimaksimalkan agar menghindari hal-hal yang kurang baik dalam memanfaatkan komputer.

Tak ada gading yang tak retak, pendalaman materi yang kamu butuhkan bisa lihat ke link yang lain.

Kamis, 05 Januari 2017

Teknik jitu dalam usaha kecil-kecilan

PELUANG USAHA YANG MENJANJIKAN


Beberapa langkah penting yang harus anda lakukan untuk membuka usaha grosir sembako diantaranya :
1.             Menentukan lokasi yang strategis
Langkah ini mutlak anda lakukan sebelum memutuskan untuk membuaka usaha grosir sembako karena lokasi sangat menentukan kesuksesan usaha grosir sembako. Pilihlah lokasi yang mudah dijangkau, parkir yang memadai,mudah dilalui kendaraan besar seperti mobil truk karena untuk mempermudah distribusi.Perhatikan juga pesaing anda apakah sudah banyak atau masih sedikit Idealnya belum banyak pesaing.Amati juga target pasar anda apakah disekitar lokasi banyak toko toko sembako.
2.             Tentukan pemasok toko grosir anda.
Usaha grosir sembako sangat tergantung pada pasokan barang dari pihak lain misalnya agen atau distributor langsung.Namun untuk langkah awal membuka usaha grosir sembako anda bisa mencari pasokan dari agen besar dan anda harus bayar tunai.Jika usaha grosir anda sudah berjalan dan memiliki pelanggan tetap anda bisa mencari pasokan dari distributor langsung dan biasanya tanpa diundangpun mereka akan datang ke toko anda.Jika omsetnya bagus bukan tidak mungkin anda akan diberii fasilitas bayar tempo sehingga usaha anda bisa semakin besar.
3.             Siapkan Sarana pendukung.
Merintis usaha grosir sembako diperlukan ketekunan dan kesabaran tidak bisa langsung maju dalam waktu sekejap.Apalagi jika sudah ada pesaing anda harus pandai pandai mencari pelanggan baru.Salah satu nilai lebih yang bisa anda jadikan sebagai daya tarik bagi pembeli adalah pelayanan.Berikan pelayanan kepada pembeli dengan sebaik-baiknya misalnya proses transaksi yang cepat atau layanan antar.Oleh karena itu anda harus menyiapkan sarana pendukung agar pelayanannya memuasakan misalnya kendaraaan untuk layanan antar atau karyawan untuk membantu pelayanan.






HARGA BAHAN SEMBAKO DI BANYUMAS
Masuk pekan ketiga bulan Februari, harga beberapa komoditas bahan kebutuhan pokok di pasaran kembali naik, yakni bawang, cabai dan beras.
Berdasarkan pantauan harga yang dilakukan di beberapa pasar di wilayah Purwokerto, jika dibandingkan pekan lalu kenaikan harga bawang mencapai Rp 2 ribu sampai Rp 3 ribu per kilogramnya.

Salah satu pedagang bumbu di Pasar Wage, Jumiati mengatakan, saat ini harga bawang merah mencapai Rp 24 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp 20 ribu hingga Rp 22 ribu. “Bawang putih juga naik sekarang. Harganya jadi Rp 30 ribu per kilogram,” katanya.

Dijelaskan, sejak pekan lalu harga bawang semakin naik jika dibandingkan pekan-pekan sebelumnya. Hal itu dikarenakan pasokan di pasaran yang mulai menipis.
Lebih lanjut dia mengatakan, tidak hanya bawang yang mengalami kenaikan harga. Beberapa komoditas yang tergabung dalam kelompok hasil pertanian pangan juga naik.
Jumiati mengatakan, untuk komoditas cabai merah besar keriting saat ini mengalami kenaikan harga sekitar Rp 5 ribu per kilogramnya, yaitu mencapai Rp.28 ribu. Sedangkan harga cabai merah besar biasa naik dari sebelumnya Rp.21 ribu per kilogram menjadi Rp 26 ribu.

“Untuk cabai hijau besar naik dari Rp.10 ribu per kilogram menjadi 20 ribu per kilogram dan cabai rawit merah naik dari Rp 19 ribu per kilogram menjadi Rp 20 ribu per kilogram,” ujarnya.

PURWOKERTO, suaramerdeka.com – Harga beberapa jenis cabai di pasar tradisional Banyumas pada pekan pertama Februari kembali merosot. Penurunan harga dipicu melimpahnya pasokan barang di pasar.
Berdasarkan data hasil pemantauan tim Dinperindagkop Banyumas, mencatat cabai rawit merah di tingkat eceran sebesar Rp 32.000 per kilogram. Padahal, pada pekan terakhir di bulan Januari sebesar Rp 47.000 per kilogram.
Menyusul cabai merah keriting Rp 15.000 per kilogram atau mengalami penurunan harga sebesar Rp 13.000 per kilogram, cabai merah besar biasa turun dari Rp 26.000 menjadi Rp 14.000 per kilogram, cabai rawit hijau dari Rp 25.000 menjadi Rp 16.000 per kilogram.
BANYUMAS – Harga sayuran di sejumlah pasar di wilayah Banyumas dalam beberapa hari terakhir melonjak. Bahkan, lonjakan harganya mencapai dua kali lipat.
Harga buncis yang semula Rp 5 ribu, kini mencapai Rp 8 ribu. Harga casin dari Rp 3000 kini menjadi Rp.6000 per kilogram,  kacang panjang dari Rp 4000 menjadi Rp.7000 per kilogram.
Harga wortel lokal naik dari Rp 6000 menjadi Rp 8000 per kilogram. Kondisi ini mengakibatkan pembeli mengeluhkan karena harga sayuran dinilai terlalu mahal.
“Saya tidak bisa menurunkan harga sayuran, karena dari sana memang sudah mahal,”kata seorang pedagang sayur di Pasar Banyumas, Ratmiati.
Menurut dia, dampak kenaikan harga yang sangat tinggi itu imbasnya mulai dirasakan pedagang. Penjualan sayuran di pasar kini mulai sepi dan mengakibatkan pendapatannya turun hingga 30 persen dari biasanya.
Apalagi, saat ini tidak ada orang yang hajatan. “Biasanya kalau ada orang hajatan itu mendingan, karena banyak masyarakat yang beli sayuran dalam jumlah banyak,” ujarnya.
harga brokoli yang semula Rp 15 ribu, kini menjadi Rp 20 ribu per kilogram.
“Rata-rata harga sayuran memang naik, pembeli pada mengeluh” jelasnya. Sementara itu, lonjakkan harga cabai di beberapa wilayah di Indonesia tidak terjadi di Banyumas.
Harga cabai dinilai pedagang masih dalam taraf stabil. Sejumlah pedagang mengatakan,  harga cabai rawit saat ini mencapai Rp 60 ribu perkilogram, cabai merah keriting Rp 35 ribu per kilogram, dan  cabai lokal, 30 ribu perkilogram. “Harga tersebut masih wajar dan masih stabil,” ujar beberapa pedagang di Pasar Banyumas.
Wonosobo, Harian Wonosobo – Memasuki awal tahun nasib baik sedang dialami oleh petani sayur di wilayah lereng dieng, sindoro dan sumbing. Sebab, sejak beberapa hari terakhir sayuran terus mengalami kenaikan. Padahal, proses tanam dan perawatannya juga terbilang sudah cukup mudah.
Slamet petani kentang asal Kejajar mengaku, merasa bersyukur karena memasuki awal tahun 2016 harga sayur masih terus merangkak. Apalagi, untuk sayur kentang dan kubis harganya semakin hari semakin berkibar.
“Saya merasa senang, apalagi harga kentang sekarang sudah tembus Rp10ribu. Sehingga, modal yang digunakan untuk mengolah lahan dan tanam masih kembali. Bahkan, masih untuk cukup banyak, karena hasil panennya juga cukup maksimal,”tuturnya ditemui dilahannya, Rabu (6/1/2016).
Wonosobo, Harian Jateng  –  Jika harga kubis terus naik, maka akan membuat petani kubis di wilayah Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah akan semakin bertambah sedikit alias tambah mahal. Pasalnya, perekonomian petani kubis di Kabupaten Wonosobo terguncang.
Sejak beberapa Minggu ini penurunan harga kubis sangat tajam, perkilonya kubis hanya terjual Rp700.
Petani kubis asal Kalikajar Wonosobo, Bahrun mengaku sudah dipastikan petani kubis akan mengalami kerugian. Karena, harga kubis terus turun.
“Kalau harganya dibawah Rp1000 perkilogramnya, petani sudah tidak mungkin dapat keuntungan. Karena, harga aman untuk kubis itu dikisaran Rp1500 perkilogramnya,” tandas dia, Kamis (11/2/2016).
Harga Sayuran Di Pasar Induk Merangkak Naik, Tomat Paling Drastis
WONOSOBO-Komoditas sayur mayur di Pasar Induk Wonosobo mulai menunjukkan tren kenaikan harga, di pertengahan bulan ini. Dari hasil pemantauan oleh tim dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan, sepanjang minggu ketiga, beberapa jenis sayur menunjukkan perubahan harga menjadi lebih mahal dari pekan sebelumnya.

Kenaikan harga komoditas sayuran paling tinggi dialami Tomat, yaitu mencapai 50%. Dari sebelumnya Rp 6.000,- per kilogram, akhir minggu ketiga lalu, Tomat dihargai Rp 9.000,- per kilogram. Selain tomat, bawang merah dan cabe merah keriting juga menunjukkan kenaikan harga. Bawang merah, yang sebelumnya ada di harga Rp 17.000,- per kilogram, jadi Rp 20.000, sedang cabe merah keriting, sebelumnya Rp 15.000,- per kilogramnya jadi Rp 16.000,-.

laporan hasil pemantauan dari Disperindag tersebut juga menyebutkan adanya penurunan harga pada beras jenis Pelita. Beras Pelita yang di pekan kedua ada di harga Rp 10.000,- menjadi Rp 9.500,-.

Bila di akhir minggu kedua bulan Juni, harga gula kelapa masih berada di angka Rp.14.000,- per Kilogram, pada awal minggu ketiga, berdasar laporan dari tim pemantau kepokmas di pasar induk, gula merah sekarang diperdagangkan di harga Rp 17.000,- per kilo", jelas Kepala Kantor Perindag, Ir Karyoto MSi, ketika dihubungi pada Jumat (26/6).
Bawang Merah sebelumnya Rp.30.000 /Kg Menjadi Rp.24.000/Kg
harga kentang sebelumnya Rp.8.000 /Kg Menjadi Rp.7.000/Kg
cabe merah keriting sebelumnya Rp.28.000 /Kg Menjadi Rp.35.000/Kg